Perampok Bersenjata Gasak Toko Sembako di Sebatik, Polisi Buru Pelaku

oleh -19 Dilihat

NUNUKAN – Aksi perampokan bersenjata terjadi di sebuah toko sembako di Jalan Sudirman, Desa Sungai Manurung, Kecamatan Sebatik, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya terekam kamera CCTV saat beraksi dengan modus berpura-pura sebagai pembeli.

Kasi Humas Polres Nunukan, Iptu Sunarwan, membenarkan adanya peristiwa yang menggemparkan warga di perbatasan Indonesia dan Malaysia itu.

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan korban, pelaku mengenakan jaket hitam dan menutup wajahnya saat menjalankan aksinya.

“Dari rekaman CCTV dan keterangan korban, pelaku membawa benda menyerupai senjata api. Namun, belum dapat dipastikan apakah itu senjata api asli atau replika,” kata Sunarwan.

Baca Juga  Saat Warga Tertahan di Bandara, Bupati Malinau Ambil Alih Kendali Penerbangan Nataru

Dalam rekaman, dijelaskan Sunarwan, pelaku awalnya masuk ke toko dengan dalih membeli sebotol air mineral.

Namun situasi berubah cepat ketika pelaku tiba-tiba mengeluarkan benda mirip pistol dan langsung mengancam penjaga toko.

Toko yang menjadi sasaran diketahui milik Alimudin, yang juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sebatik.

Saat kejadian, Alimudin tidak berada di lokasi karena sedang berada di Desa Sei Pancang, Sebatik Utara, sementara toko dijaga oleh istrinya.

“Pelaku datang seperti pembeli biasa. Tidak lama kemudian, dia mengeluarkan benda menyerupai pistol dan mengancam penjaga toko,” jelas perwira balok dua itu.

Baca Juga  Birokrasi Tanpa Etika: Oknum ASN Kasi Pemerintahan Desa Ardi Mulyo Diduga Aniaya Ketua Koperasi Merah Putih 

Di bawah ancaman tersebut, Sunarwan, menerangkan penjaga toko tidak dapat melawan dan menyerahkan uang tunai yang tersimpan di laci meja sekitar Rp1 juta.

Setelah menguasai uang, pelaku langsung meninggalkan lokasi tanpa mengambil barang lainnya.

Usai kejadian, penjaga toko segera menghubungi suaminya, yang kemudian melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Aparat dari Polres Nunukan dan Polsek Sebatik langsung bergerak melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini tim sedang melakukan penyelidikan serta pencarian terhadap pelaku,” terang Sunarwan.

Baca Juga  Sosialisasi Empat Pilar di Tanjung Selor, Rahmawati Tekankan Gen Z Jadi Garda Depan Jaga Kebangsaan

Peristiwa ini menjadi perhatian luas setelah rekaman CCTV beredar di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat.

Video tersebut memperlihatkan aksi pelaku yang dinilai nekat dan menyerupai adegan dalam film.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.

Penggunaan CCTV, pencahayaan yang memadai, serta pembatasan jam operasional menjadi langkah penting untuk meminimalisir risiko kejahatan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hal-hal mencurigakan. Pemilik toko juga sebaiknya tidak menyimpan uang tunai dalam jumlah besar dan membatasi jam buka, terutama saat kondisi lingkungan sepi,” tegasnya. (*red/cn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *