BULUNGAN – Sekretaris Daerah (Sekprov) Provinsi Kalimantan Utara, Denny Harianto, menegaskan bahwa asal daerah bukan merupakan penghalang bagi generasi muda untuk bersaing di level nasional hingga global.
Hal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai pembina upacara di SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Senin (12/1/2026) pagi.
Dalam kesempatan bernuansa nostalgia di almamaternya tersebut, Denny menekankan pentingnya kepercayaan diri bagi para siswa dalam menghadapi tantangan zaman.
“Saya berdiri di sini hari ini adalah bukti bahwa lulusan sekolah daerah mampu menembus posisi strategis,” ujar Denny di hadapan ratusan siswa, didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara, Hasanuddin.i
Menurut Denny, kesuksesan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga kesiapan mental dan karakter.
“Selain nilai akademi, poin penting kesuksesan itu ada pada pola pikir pembelajar, karakter jujur dan disiplin, serta tanggung jawab yang konsisten,” ungkap Denny.
Untuk memotivasi siswa, Sekprov menggunakan analogi uang pecahan Rp100 ribu yang tetap bernilai meski terjatuh di tempat kotor. “Nilai diri seseorang tidak boleh runtuh hanya karena keadaan,” tegasnya.
Selain motivasi personal, Denny juga memaparkan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara di bawah kepemimpinan Gubernur Zainal A. Paliwang dalam mendukung akses pendidikan tinggi.
Pemprov telah menyediakan sejumlah fasilitas bagi pellajar asal Kaltara yang ingin menempuh pendidikan tinggi, salah satunya penyediaan fasilitas asrama gratis di kota-kota besar seperti Malang, Makassar, dan Yogyakarta dan lainnya,” terangnya.
Di akhir arahannya, Denny mengingatkan para siswa untuk lebih bijak bermedia sosial, menjaga etika dan optimisme dengan masa depan.
“Saya yakin, SMA Negeri 1 Tanjung Selor akan terus mencetak pengambil kebijakan baik tingkat regional maupun nasional yang memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan Kalimantan Utara,” pungkasnya. (*/red/cn)











