Bupati Malinau Resmi Buka MTQ XXII, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani dan Perkuat Kerukunan

oleh -12 Dilihat

MALINAU – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXII tingkat Kabupaten Malinau resmi dibuka Bupati Malinau Wempi W Mawa melalui pemukulan bedug di Masjid At-Tauhid, Malinau, Selasa malam (05/05/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malinau dan dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 5 hingga 10 Mei 2026.

Pelaksanaan MTQ dipusatkan di tiga lokasi. Masjid At-Tauhid menjadi arena utama dengan tujuh cabang lomba.

Baca Juga  Datangi Kantor Bupati Bersama Ormas, Wabup Nunukan Isyaratkan Keretakan Dengan Bupati

Sementara itu, di Balai Diklat menggelar tiga cabang lomba, dan lokasi terakhir di Madrasah Tsanawiyah Negeri Malinau digunakan sebagai lokasi perlombaan kaligrafi Al-Qur’an untuk seluruh golongan peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Malinau Wempi W Mawa menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum strategis membangun generasi Qurani yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Baca Juga  Pemprov Kaltara Perkuat Benteng Siber, DKISP Waspadai Ancaman Serangan Data Pemerintah

“MTQ ini menjadi momentum penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Wempi.

Wempi menekankan, tema MTQ tahun ini selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Malinau yang berkelanjutan berbasis kearifan lokal menuju daerah yang maju, damai, dan sejahtera.

Lanjutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan spiritual masyarakat serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Baca Juga  BBM Malaysia Melonjak, Nunukan Panik: Pemda Desak Pertamina Tambah Kuota

“Pemerintah Kabupaten Malinau terus berkomitmen mendukung pembangunan spiritual masyarakat, termasuk penguatan rumah ibadah dan menjaga harmoni antarumat beragama,” terang Wempi.

Selain menjadi syiar Islam dan wadah pembinaan generasi Qurani, pelaksanaan MTQ XXII juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan. (*/red/cn/pro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *