Empat Rumah di Pulau Sapi Malinau Ludes Terbakar, 21 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

oleh -5 Dilihat

MALINAU – Kebakaran hebat menghanguskan empat unit rumah warga di RT 07, Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Selasa (21/7) dini hari.

Sedikitnya, 21 jiwa terdampak dalam musibah tersebut setelah seluruh harta benda milik korban tidak sempat diselamatkan dari kobaran api.

Peristiwa itu dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Malinau pada pukul 23.57 WITA oleh seorang warga bernama Novel Andres. Sementara api diperkirakan mulai berkobar sekitar pukul 23.45 WITA.

Menerima laporan tersebut, DPKP Malinau langsung mengerahkan personel dan armada dari Pos Mentarang, Pos Malinau Barat, dan Pos Induk menuju lokasi kejadian.

Baca Juga  Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang Genap Berusia 36 Tahun di 2025

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran DPKP Malinau, Rury Ahmad Sururie, mengatakan petugas bergerak cepat untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain.

“Setelah menerima laporan, petugas segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lainnya,” ucap Rury.

Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api pertama kali terlihat membesar di bagian belakang rumah milik Nerlison.

Sementara itu, pemilik rumah yang juga korban diketahui berada di loteng rumahnya dan sempat mendengar suara ledakan ketika api mulai membesar.

Unit pemadam dari Pos Mentarang tiba di lokasi sekitar pukul 00.05 WITA dan langsung melakukan pemadaman serta penyekatan untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.

Baca Juga  Gubernur Kaltara Dorong Realisasi Cepat Investasi Perumahan ASN di KBM

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung cukup berat. Sebanyak 30 personel diterjunkan dengan dukungan satu unit mobil rescue, satu unit mobil komando, tiga unit mobil tembak, satu unit mobil suplai air, serta dua unit mesin portable.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, petugas akhirnya berhasil menguasai api dan melanjutkan proses pendinginan hingga dipastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Untuk diketahui, empat rumah yang hangus terbakar masing-masing milik Nerlison, Yonatan, Yagung, serta Daniel.

Selain rumah warga, dua bangunan dapur juga mengalami kerusakan akibat upaya petugas melakukan penyekatan agar api tidak meluas.

Baca Juga  Saat Warga Tertahan di Bandara, Bupati Malinau Ambil Alih Kendali Penerbangan Nataru

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, seluruh harta benda milik korban ludes terbakar tanpa tersisa.

Sementarai itu, terdapat satu orang warga yang mengalami mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis.

Saat dikonfirmasi terkait penyebab munculnya api, Rury, mengungkapkan saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.

“Api sudah dalam kondisi membesar saat petugas tiba di lokasi sehingga proses pemadaman memerlukan pengerahan personel dan armada secara maksimal, kalau untuk penyebabnya nanti kita tunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian” pungkasnya. (*red/cn/im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *