Bantah Isu Tidak Harmonis Dengan Bupati, Wabup Hermanus Serukan ASN Fokus Bekerja

oleh -20 Dilihat

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, akhirnya angkat suara setelah kedatangannya ke Kantor Bupati Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) bersama anggota ormas, pada Jumat (06/03/2026) memicu perhatian publik.

Dalam pernyataan yang beredar luas melalui rekaman video di media sosial, Hermanus menyerukan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak larut dalam dinamika politik yang berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan.

Kedatangan Hermanus sebelumnya menjadi sorotan karena ia terlihat didampingi sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) Tariu Borneo Bangkule Rajak (TBBR).

Momen tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat mengenai situasi internal pemerintahan daerah.

Baca Juga  Malinau Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltara 2026

Di tengah polemik yang berkembang, Hermanus justru menyampaikan pembelaannya terhadap Bupati Nunukan, Irwan Sabri.

Ia menilai tidak seharusnya ada pihak-pihak yang sengaja menciptakan situasi politik yang berujung pada upaya menjatuhkan kepala daerah.

“Namanya juga bupati, beliau bekerja apa adanya. Itulah bupati kita dengan segala kelemahannya. Jangan sampai kelemahan itu justru diciptakan dan membuat beliau jatuh dalam persoalan hukum,” terang Hermanus dalam video tersebut.

Hermanus menegaskan, seluruh jajaran pemerintah daerah seharusnya tetap bekerja secara profesional dan tidak terjebak dalam konflik maupun konspirasi politik yang justru merugikan masyarakat.

Baca Juga  Kinerja Fiskal Malinau Tuai Apresiasi, Pemprov Pastikan Tidak Ada Pemotongan TPP

“Konstitusi sudah jelas, pemimpin dipilih oleh rakyat. Karena itu sabarlah dan jangan membuat konspirasi politik,” tegas Hermanus.

“Saya bertanya, sebenarnya kita bekerja untuk siapa? Siapa yang dirugikan jika terjadi konflik seperti ini? Yang dirugikan tentu masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, masa jabatan kepala daerah masih cukup panjang untuk menjalankan program pembangunan yang telah dirancang. Karena itu, ia meminta ASN tetap menjaga integritas dan fokus menjalankan tugas sesuai aturan.

“Kita bekerja dengan ikhlas dan jujur. Nanti kita semua akan disumpah untuk menjalankan amanah selama lima tahun. Sekarang ini masih tersisa sekitar empat tahun. Jadi mari fokus bekerja dan mengevaluasi kebijakan yang ada,” ujarnya.

Baca Juga  BPK Serahkan LHP Kinerja Pendidikan Perbatasan, Pemkab Malinau Siap Tindak Lanjut Temuan

Sebelumnya, kedatangan Hermanus ke Kantor Bupati Nunukan bersama sejumlah anggota TBBR sempat menyita perhatian publik.

Peristiwa itu dengan cepat menyebar melalui berbagai dokumentasi yang beredar di masyarakat dan media sosial.

Meski memunculkan berbagai spekulasi, Hermanus menegaskan bahwa langkahnya bertujuan menjaga stabilitas pemerintahan daerah dan memastikan seluruh jajaran tetap bekerja untuk melayani kepentingan masyarakat Kabupaten Nunukan. (*/red/cn)

Kaltara, Nunukan, Pemkab Nunukan, Bupati Nunukan, Wabub Nunukan, Harmonisasi, Pecah Kongsi, Perbatasan, Pedalaman, Oramas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *