WFA Hemat Rp230 Juta, Sekprov Kaltara Tegaskan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan Publik

oleh -26 Dilihat

BULUNGAN – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan hasil konkret.

Hasilnya, efisiensi terhadap penggunaan aliran listrik dan air tercatat mencapai sekitar Rp230 juta.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Denny Harianto, saat memimpin apel di Lapangan Agatis, Senin (30/03/2026) pagi.

Baca Juga  Percepatan Pembangunan Wilayah Perbatasan Pemprov Kaltara Minta Dukungan BPBPK dan Satker PS KemenPUPR

Dalam arahannya, Denny memberikan apresiasi kepada penanggung jawab 11 gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai berhasil mendukung implementasi WFA secara optimal.

Berdasarkan hasil pendataan terbaru, terjadi penurunan signifikan pada pembayaran tagihan listrik dan air di seluruh gedung Pemprov Kaltara.

Baca Juga  Investor Qatar Bidik Migas Kaltara, Gubernur Tawarkan Ambalat hingga Proyek Infrastruktur Strategis

“Terjadi penurunan pembayaran. Dari Januari ke awal Februari, penurunannya sekitar Rp230 juta,” terang Denny.

Denny juga mengungkapkan, berdasarkan hasil Safari Perangkat Daerah sebelumnya, tingkat pelaksanaan WFA di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mencapai sekitar 99 persen.

Baca Juga  Logika Murah ala Legislator, Dampak Mahal bagi Lingkungan Dugaan Tambang Ilegal Liang Bunyu Jadi Sorotan

Lanjutnya, kebijakan WFA layak dipertahankan sebagai langkah strategis efisiensi anggaran, terutama di tengah kondisi global dan geopolitik yang masih berfluktuasi.

Meski demikian, Denny menegaskan bahwa efisiensi tidak boleh mengorbankan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan publik harus tetap berjalan dan terus ditingkatkan,” pungkasnya. (*/red/cn/kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *