WFA Hemat Rp230 Juta, Sekprov Kaltara Tegaskan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan Publik

oleh -13 Dilihat

BULUNGAN – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan hasil konkret.

Hasilnya, efisiensi terhadap penggunaan aliran listrik dan air tercatat mencapai sekitar Rp230 juta.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Denny Harianto, saat memimpin apel di Lapangan Agatis, Senin (30/03/2026) pagi.

Baca Juga  Tingkatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pedalaman, Sekda Malinau Beri Bantuan Kendaraan

Dalam arahannya, Denny memberikan apresiasi kepada penanggung jawab 11 gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai berhasil mendukung implementasi WFA secara optimal.

Berdasarkan hasil pendataan terbaru, terjadi penurunan signifikan pada pembayaran tagihan listrik dan air di seluruh gedung Pemprov Kaltara.

Baca Juga  RSP Bunyu Mangkrak, Jejak Addendum dan Misteri Sisa DAK Rp32 Miliar

“Terjadi penurunan pembayaran. Dari Januari ke awal Februari, penurunannya sekitar Rp230 juta,” terang Denny.

Denny juga mengungkapkan, berdasarkan hasil Safari Perangkat Daerah sebelumnya, tingkat pelaksanaan WFA di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mencapai sekitar 99 persen.

Baca Juga  Gedung PUPR-Perkim Malinau Diresmikan, Pemkab Targetkan Pelayanan Infrastruktur Lebih Optimal

Lanjutnya, kebijakan WFA layak dipertahankan sebagai langkah strategis efisiensi anggaran, terutama di tengah kondisi global dan geopolitik yang masih berfluktuasi.

Meski demikian, Denny menegaskan bahwa efisiensi tidak boleh mengorbankan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan publik harus tetap berjalan dan terus ditingkatkan,” pungkasnya. (*/red/cn/kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *