MALINAU – Bupati Malinau Wempi W. Mawa meninjau langsung sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan fasilitas pelayanan publik di Kabupaten Malinau, Selasa (6/1/2026).
Tujuannya, untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal memasuki tahun anggaran 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Wakil Bupati Malinau Jakaria, Sekretaris Daerah Ernes Silvanus, para asisten, serta kepala OPD.
Wempi menegaskan, kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi awal tahun guna memastikan aparatur pemerintah telah kembali bekerja pasca libur akhir tahun.
“Kunjungan hari ini sekaligus menjadi evaluasi bersama, untuk melihat apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang perlu diperbaiki,” kata Wempi di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, seluruh aktivitas pemerintahan harus langsung berjalan seiring dimulainya tahun 2026. Ia menekankan tidak boleh ada keterlambatan pelayanan publik.
“Kita sudah masuk tahun 2026, artinya seluruh kegiatan pemerintahan harus berjalan. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh tertunda,” ujarnya.
Hasil peninjauan menunjukkan sejumlah kantor pelayanan, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga Inspektorat, telah beroperasi secara normal.
Wempi menilai tingkat kehadiran pegawai cukup baik dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.
“Kami melihat pelayanan di kantor desa, kecamatan, sampai Inspektorat sudah berjalan. Kehadiran pegawai juga cukup lengkap,” ucapnya.
Selain OPD, Wempi juga meninjau Rumah Sakit Malinau untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap diberikan kepada masyarakat.
Ia mengakui, masih terdapat beberapa tenaga medis yang menjalani cuti, namun pelayanan dipastikan tidak terganggu.
“Memang ada satu-dua dokter yang masih cuti, tetapi dalam satu hingga dua hari ke depan pelayanan sudah kembali normal seperti sebelumnya,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Wempi menyampaikan masih terdapat sejumlah kekurangan pada fasilitas pelayanan publik yang perlu dibenahi ke depan.
“Kita menyadari masih ada kekurangan di sana-sini. Justru itu yang ingin kita lihat langsung agar bisa ditangani bersama,” ujarnya.
Saat berada di rumah sakit, Wempi juga berdialog dengan pasien yang sebagian besar berasal dari wilayah pedalaman dan perbatasan, seperti Lumbis Hulu dan Sebuku, Kabupaten Nunukan
Ia menilai hal tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Malinau.
“Tadi saya bertemu pasien dari Kabupaten tetangga, sampai saudara-saudara kita dari wilayah perbatasan. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Malinau cukup tinggi,” tuturnya.
Di akhir peninjauan, Wempi mengapresiasi seluruh aparatur yang telah kembali bekerja dan meminta agar semangat melayani masyarakat terus ditingkatkan sepanjang 2026.
“Melayani masyarakat adalah kewajiban kita bersama. Di tahun 2026 ini, kita harus lebih bersemangat agar pelayanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Wempi. (*/red/cn)











