ASDP Siapkan Ekspansi Ferry Rute Baru di Kaltara, Fokus Tekan Biaya Logistik dan Perkuat Konektivitas

oleh -51 Dilihat

TARAKAN – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Balikpapan Kantor Perwakilan Tarakan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jaringan penyeberangan di Kalimantan Utara (Kaltara).

Kepala PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Balikpapan Kantor Perwakilan Tarakan, Abdul Gafur, menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah mengkaji sejumlah rute baru yang dinilai strategis untuk mendukung konektivitas antarwilayah.

Baca Juga  Kasus Korupsi ASITA Kaltara Melebar, Rektor UPA Dipanggil Penyidik Kejati

“Ke depan, kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan serta membuka peluang ekspansi jaringan penyeberangan. Hal ini sebenarnya juga sudah diminta oleh Pemprov Kaltara,” ungkap Gafur, Senin (06/04/2025).

Gafur menjelaskan, beberapa rute baru sedang dikaji, di antaranya Tarakan-Malinau, Tarakan-Bunyu, hingga Tarakan-Tanah Liat.

Ditegaskan Gafur, pengembangan rute penyeberangan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan, khususnya bagi wilayah kepulauan.

Baca Juga  Sosialisasi Empat Pilar di Tanjung Selor, Rahmawati Tekankan Gen Z Jadi Garda Depan Jaga Kebangsaan

Lanjutnya, kehadiran layanan penyeberangan yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menekan biaya logistik yang selama ini masih relatif tinggi di daerah kepulauan.

“Layanan penyeberangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga barang, karena distribusi logistik menjadi lebih efisien dan terjangkau,” tegasnya.

Baca Juga  Jalan Neraka di Krayan: 2 Jam Berubah 2 Hari, Sopir Bertaruh Nyawa di Kubangan Lumpur

ASDP juga memastikan bahwa setiap rencana ekspansi akan melalui kajian komprehensif, baik dari aspek kelayakan operasional, kebutuhan masyarakat, hingga potensi pertumbuhan ekonomi di wilayah tujuan.

Dengan langkah ini, ASDP menargetkan penguatan konektivitas antarwilayah di Kaltara dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di daerah-daerah yang selama ini masih terbatas akses transportasinya. (*/red/cn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *