Gubernur Kaltara Dukung Penuh Pengeboran Migas PHI, Dorong Percepatan Investasi dan Infrastruktur

oleh -16 Dilihat

BULUNGAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang menegaskan dukungan penuh terhadap rencana pengeboran eksplorasi minyak dan gas (migas) yang akan dilakukan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Zona 10 di wilayah Kaltara.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran manajemen PHI Regional 3 Zona 10 di Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (07/05/2026).

Pertemuan itu sekaligus menjadi ajang perkenalan jajaran manajemen baru PHI dan pemaparan rencana kerja eksplorasi migas di wilayah Mangkupadi serta Blok Maratua.

Gubernur Zainal menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltara siap memberikan dukungan penuh, khususnya dalam mempercepat proses administrasi guna menunjang kelancaran investasi sektor hulu migas di daerah.

Baca Juga  Genjot Promosi Event Daerah, Rahmawati Minta Kemenpar Buka “Sekolah Pikir” Pariwisata

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada teman-teman PHI untuk pelaksanaan kegiatan di Mangkupadi. Hal-hal yang berhubungan dengan administrasi akan kami dukung sepenuhnya,” tegas Gubernur Zainla..

Selain mendukung investasi migas, Zainal juga meminta PHI turut berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), terutama untuk membantu peningkatan konektivitas menuju kawasan industri Tanah Kuning.

Lanjutnya, dukungan perbaikan akses jalan menuju kawasan tersebut dapat direalisasikan tahun ini guna memperkuat infrastruktur penunjang investasi di Kaltara.

“Kami berharap dukungan CSR untuk perbaikan akses jalan ke Tanah Kuning agar bisa terealisasi tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Malinau Kebut Penyusunan LKPD 2025, OPD Diminta Gerak Cepat Penuhi Dokumen Audit BPK

Tak hanya itu, Gubernur juga mendorong percepatan penyediaan energi bagi masyarakat melalui pembangunan Pertashop yang melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kaltara.

Zainal menjelaskan, kehadiran Pertashop akan mempercepat akses layanan energi bagi masyarakat di wilayah terpencil dan kawasan penyangga industri.

Dalam audiensi tersebut, Zainal turut menyinggung potensi migas di wilayah perbatasan Ambalat.

Gubernur menilai, pengelolaan potensi migas di kawasan tersebut harus dilakukan secara optimal demi kepentingan bersama dan penguatan ketahanan energi nasional.

Sementara itu, General Manager PHI Regional 3 Zona 10, Dharmapala menyatakan komitmen perusahaan untuk memaksimalkan potensi migas di wilayah Kaltara.

Lanjutnya, agenda utama PHI tahun ini adalah pelaksanaan pengeboran eksplorasi di Wilayah Kerja Maratua yang dikelola PHE Lepas Pantai Bunyu.

Baca Juga  Gubernur Kaltara Dorong Realisasi Cepat Investasi Perumahan ASN di KBM

“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memaparkan kegiatan utama Zona 10 tahun ini dan beberapa tahun ke depan, termasuk pengeboran eksplorasi di Wilayah Kerja Maratua,” kata Dharmapala.

PHI juga berharap dukungan penuh pemerintah daerah dalam kelancaran mobilisasi rig dan peralatan operasional, termasuk penyediaan data jembatan untuk mendukung mitigasi teknis sejak awal kegiatan.

Audiensi tersebut menjadi penegasan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kaltara dan industri migas dalam memperkuat investasi, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan energi di Bumi Benuanta. (*/red/cn/dkisp/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *