Target Zero Stunting, TP-PKK Kaltara Tekan Peran Posyandu di Nunukan Selatan

oleh -51 Dilihat

NUNUKAN – Upaya percepatan penurunan stunting di Kalimantan Utara (Kaltara) terus diperkuat. Pemerintah menargetkan zero stunting di wilayah Nunukan Selatan melalui optimalisasi peran Posyandu.

Hal ini, disampaikan langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H..

Dalam kesempatan itu, turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia Irwan, S.E., saat Rahmawati melakukan kunjungan kerja pembinaan di Posyandu Free Lancang, Kecamatan Nunukan Selatan, Jumat (24/04/2026).

Baca Juga  Penguatan Dasawisma Jadi Kunci, TP-PKK Kaltara Tekankan Data Akurat dan Peran Nyata di Masyarakat

Dalam arahannya, Rahmawati menegaskan penanganan stunting harus dilakukan secara konkret dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Bahkan, Rahmawati menargetkan dua anak yang terindikasi stunting di wilayah tersebut segera terbebas dalam waktu dekat.

“Kami titipkan kepada camat dan masyarakat, agar bulan depan dua anak ini bisa menjadi zero. Kuncinya rajin datang ke Posyandu,” terangnya.

Rahmawati mengungkapkan, faktor utama stunting di Kaltara bukan karena kekurangan pangan, melainkan rendahnya pemahaman masyarakat terkait pola asuh dan pemenuhan gizi anak.

Baca Juga  Wagub Kaltara Tegaskan Pers Pilar Pembangunan, Tutup Sport Fest Journalist 2026

“Banyak orang tua yang belum memahami pentingnya asupan bergizi bagi anak, bahkan masih memberikan makanan ringan yang tidak sesuai kebutuhan nutrisi. Inilah yang memicu stunting, padahal disini berlimpah ikan dan ayam,” ungkap Ketua TP-PKK Kaltara itu.

Selain itu, Rahmawati menekankan pentingnya perubahan persepsi masyarakat terhadap Posyandu.

Lanjutnya, Posyandu kini telah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan dan edukasi dengan fasilitas yang semakin modern.

“Posyandu bukan hanya tempat berobat, tapi tempat mendapatkan informasi kesehatan bagi ibu hamil dan balita. Sekarang bahkan sudah ada layanan USG 4 dimensi,” jelasnya.

Baca Juga  Bendera Dayak Borneo Berkibar di Jalan Rusak Krayan, Kritik Keras untuk Pemerintah

Rahmawati turut mengapresiasi capaian Provinsi Kaltara yang berhasil menempati peringkat kedua nasional dalam penurunan prevalensi stunting. Ia optimistis target zero stunting di Nunukan Selatan dapat tercapai melalui sinergi pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Rahmawati juga menyerahkan bantuan makanan tambahan kepada 35 ibu hamil serta bantuan khusus bagi dua anak yang terindikasi stunting. (*/red/cn/dkisp/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *