BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara memfasilitasi pemulangan seorang warga terlantar, Rusmiati (54).
Sebelumnya, wantia paruh baya asal Sulawesi itu ditemukan tinggal di rumah warga di Kelurahan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Kamis (04/06/2026).
Mewakili Gubernur Kaltara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, bersama Dinsos Kaltara meninjau langsung proses evakuasi Rusmiati yang telah lama sakit dan hidup dalam kondisi memprihatinkan.
Datu Iqro menegaskan, langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemprov Kaltara, dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat rentan yang membutuhkan penanganan sosial.
“Ini merupakan kebijakan Bapak Gubernur untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, sakit, tidak memiliki keluarga, termasuk orang dengan gangguan jiwa yang membutuhkan penanganan,” tegas Datu Iqro.
Dijelaskan Datu Iqro, pemulangan Rusmiati merupakan bagian dari upaya penanganan dan pemulihan penyandang masalah kesejahteraan sosial lintas daerah yang dilakukan melalui koordinasi sejumlah instansi terkait.
“Dengan begitu, Rusmiati dapat kembali berkumpul dengan keluarganya di kampung halaman,” jelasnya..
Datu Iqro mengungkapkan, seluruh kebutuhan pemulangan ditanggung penuh oleh pemerintah, mulai dari transportasi darat, speedboat, hingga tiket pesawat menuju daerah asal.
“Semua biaya akomodasi dan transportasi ditanggung pemerintah sampai yang bersangkutan tiba di rumah keluarganya. Proses ini juga didampingi petugas dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Biro Kesra,” ungkap Datu Iqro.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rusmiati hidup seorang diri setelah suaminya meninggal dunia.
Penanganan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah atas arahan Gubernur Kaltara.
Pemprov Kaltara menilai, sinergi antara masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penting dalam penanganan persoalan sosial di daerah.
Karena itu, Datu Iqro mengimbau, warga agar segera melaporkan apabila menemukan masyarakat yang mengalami keterlantaran akibat persoalan ekonomi, kesehatan maupun sosial.
“Kami berharap masyarakat dapat melapor melalui lurah atau pemerintah setempat agar persoalan sosial seperti ini bisa segera ditangani dan dicarikan solusinya,” pungkasnya. (*/red/cn/dkisp/adv)











