Kaltara Pertahankan Predikat Daerah Paling Rukun di Kalimantan, Gubernur Minta FKUB Perkuat Deteksi Dini

oleh -8 Dilihat

BULUNGAN – Kalimantan Utara (Kaltara), kembali menegaskan posisinya sebagai daerah dengan tingkat kerukunan umat beragama terbaik di Pulau Kalimantan dan konsisten berada di jajaran teratas nasional.

Capaian tersebut, menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan inklusif.

Prestasi tersebut mengemuka dalam audiensi antara Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, dengan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kaltara di Ruang Rapat Kerja Gubernur, Kamis (04/06/2026).

Dalam pertemuan itu, Pelaksana Tugas Ketua FKUB Kaltara, Wiyono Adie, melaporkan bahwa Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kaltara, terus menunjukkan performa yang membanggakan di tingkat nasional maupun regional.

Baca Juga  Pemprov Kaltara Dukung Pendidikan Antikorupsi, Karakter Generasi Muda Jadi Fokus Utama

“Untuk Indeks Kerukunan Beragama Kaltara, kita selalu berada di posisi atas secara nasional. Yang membanggakan, di tingkat Kalimantan kita selalu menjadi yang tertinggi,” ujar Wiyono.

Laporan tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Zainal, yang menilai keberhasilan menjaga kerukunan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama.

Yang mana, selama ini berbagai lapisan elemen masyarakat dan tokoh agama di Kaltara, aktif membangun komunikasi serta menjalankan berbagai kegiatan sosial lintas agama.

Baca Juga  Pemprov Kaltara Tegaskan Peran Majelis Taklim Strategis Bangun Moral Masyarakat

“Saya berterima kasih atas kekompakan bapak ibu menjalankan kegiatan sosial ini dengan capaian yang luar biasa. Ini prestasi membanggakan yang membawa harum nama Kaltara,” tegas Zainal.

Zainal mengungkapkan, kerukunan umat beragama yang terjaga dengan baik merupakan fondasi utama dalam menciptakan keamanan, ketenteraman, dan stabilitas daerah di tengah keberagaman masyarakat Kaltara.

Karena itu, Gubernur meminta, FKUB tidak berpuas diri dengan capaian yang ada dan terus memperkuat inovasi, komunikasi, serta kolaborasi lintas agama guna mempertahankan predikat tersebut.

Baca Juga  ASDP Siapkan Ekspansi Ferry Rute Baru di Kaltara, Fokus Tekan Biaya Logistik dan Perkuat Konektivitas

Selain itu, Zainal, menginstruksikan FKUB untuk meningkatkan kewaspadaan melalui deteksi dini dan koordinasi cepat, terhadap berbagai potensi persoalan sosial yang berpotensi mengganggu kondusivitas daerah.

Audiensi tersebut juga menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kaltara dan FKUB dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat program kerja lapangan dan kolaborasi lintas sektor, agar Kaltara tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh masyarakat. (*/red/cn/dkisp/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *