MALINAU – Proses seleksi Direktur PERUMDA Intimung Kabupaten Malinau kini memasuki tahap krusial, yakni tahap wawancara kepada para calon Direktur Perumda.
Panitia seleksi kini menggelar tahapan wawancara terhadap empat kandidat yang lolos administrasi, Selasa (24/02/26), sebagai bagian akhir penjaringan pimpinan perusahaan daerah tersebut.
Seleksi ini ditegaskan berlangsung terbuka dan tanpa intervensi, dengan target menetapkan direktur terpilih pada 2 Maret mendatang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, menjelaskan bahwa seluruh tahapan dilakukan secara transparan untuk mendapatkan figur yang kompeten dan memiliki visi jelas dalam mengembangkan PERUMDA Intimung.
“Sebelumnya pengumuman seleksi ini dilaksanakan secara terbuka untuk wilayah Kaltara,” terang Ernes.
“Siapa saja yang berminat dan punya visi ke depan untuk pengembangan Perumda Malinau kami persilakan mendaftar,” tambahnya.
Dari proses pendaftaran, lima orang tercatat mendaftar. Namun setelah seleksi administrasi, hanya empat peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
Ernes menegaskan, Tahapan berikutnya adalah Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilaksanakan oleh Politeknik Negeri Malinau. Pemerintah daerah, kata Ernes, tidak mencampuri proses tersebut.
“UKK dilaksanakan oleh Politeknik. Kami tidak intervensi, karena Pak Bupati sebagai kuasa pemilik modal ingin mendapatkan seorang pemimpin Perumda yang betul-betul profesional,” tegasnya.
Keempat peserta yang lolos UKK telah memaparkan visi dan misi terkait arah pengelolaan dan strategi pengembangan perusahaan daerah ke depan.
Saat ini, proses seleksi memasuki tahap wawancara yang telah berlangsung sejak kemarin hingga hari ini.
“Dalam wawancara ini kita menilai bagaimana cara berpikirnya, gesturnya, bagaimana pandangannya terhadap Perumda, serta apa yang ingin dikerjakan jika dipercaya menjadi Direktur,” jelas Ernes.
Pemkab Malinau berharap, direktur terpilih nantinya mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
Termaksud, dapat menyerap aspirasi masyarakat, serta memperkuat peran PERUMDA Intimung sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya di sektor perdagangan.
Ernes menuturkan, untuk penetapan direktur ditargetkan pada 2 Maret, sementara jadwal pelantikan akan menyesuaikan arahan Bupati.
“Intinya kita ingin mendapatkan Direktur Perumda Malinau yang profesional dan mampu membawa perusahaan ini lebih maju,” pungkasnya. (*/red/cn)











