TARAKAN – Seorang pria ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya di RT 3, Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Jumat (13/3/2026) siang.
Penemuan tersebut langsung menggegerkan warga sekitar yang tengah beraktivitas dan menjalankan ibadah puasa.
Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian dapur rumahnya tidak lama setelah salat Jumat.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera berdatangan ke lokasi setelah kabar tersebut menyebar di lingkungan sekitar.
Informasi yang beredar, sebelum peristiwa tragis itu terjadi korban diduga sempat mengunci istri dan anaknya di dalam kamar rumah mereka.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, korban diketahui baru sekitar satu minggu tinggal di lingkungan tersebut sehingga tidak banyak warga yang mengenalnya secara dekat.
“Dari cerita yang kami dengar, istri dan anaknya sempat dikunci di kamar. Setelah itu korban ditemukan tergantung di dapur rumah. Dia juga baru sekitar seminggu tinggal di sini,” terangnya.
Warga juga menduga, korban nekat mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi. Mengingat saat kejadian, tidak ada tanda-tanda keributan atau perselisihan di rumah korban yang sempat didengar warga sekitar.
Sementara itu, Kapolsek Tarakan Utara, AKP Ghazy Prima Daffa Ohoirat, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Lanjutnya, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian itu.
“Benar, ada laporan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam rumahnya. Informasi awal, kejadian itu diketahui setelah salat Jumat. Namun kronologi lengkapnya masih kami dalami,” kata Ghazy.
Ghazy menjelaskan, saat ini personel kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Anggota sudah melakukan penanganan dan pemeriksaan di TKP. Untuk info lengkapnya masih menunggu laporan Reskrim yang melakukan penyelidikan,” pungkas perwira balok tiga itu. (*/red/cn/sk)










