WFA Hemat Rp230 Juta, Sekprov Kaltara Tegaskan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan Publik

oleh -43 Dilihat

BULUNGAN – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan hasil konkret.

Hasilnya, efisiensi terhadap penggunaan aliran listrik dan air tercatat mencapai sekitar Rp230 juta.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Denny Harianto, saat memimpin apel di Lapangan Agatis, Senin (30/03/2026) pagi.

Baca Juga  Sidak Sekprov Kaltara Bongkar Layanan Lumpuh: DPMTSP Kosong, Pejabat Tak Masuk Saat Jam Kerja

Dalam arahannya, Denny memberikan apresiasi kepada penanggung jawab 11 gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai berhasil mendukung implementasi WFA secara optimal.

Berdasarkan hasil pendataan terbaru, terjadi penurunan signifikan pada pembayaran tagihan listrik dan air di seluruh gedung Pemprov Kaltara.

Baca Juga  Dinilai Transparan, Polda Kaltara Tuai Apresiasi Komisi Informasi Provinsi

“Terjadi penurunan pembayaran. Dari Januari ke awal Februari, penurunannya sekitar Rp230 juta,” terang Denny.

Denny juga mengungkapkan, berdasarkan hasil Safari Perangkat Daerah sebelumnya, tingkat pelaksanaan WFA di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mencapai sekitar 99 persen.

Baca Juga  MTQ XXII Malinau Resmi Ditutup, Pemkab Tegaskan Al-Qur’an Harus Jadi Pedoman Membangun Daerah

Lanjutnya, kebijakan WFA layak dipertahankan sebagai langkah strategis efisiensi anggaran, terutama di tengah kondisi global dan geopolitik yang masih berfluktuasi.

Meski demikian, Denny menegaskan bahwa efisiensi tidak boleh mengorbankan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan publik harus tetap berjalan dan terus ditingkatkan,” pungkasnya. (*/red/cn/kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *