Telkomsel Klaim Jaringan Tetap Stabil Saat Lonjakan Trafik RAFI 2026, Payload Tembus 17,4 PB

oleh -36 Dilihat

BALIKPAPAN – Lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H (RAFI 2026) diikuti peningkatan tajam aktivitas digital.

Di tengah tekanan trafik tersebut, Telkomsel mengklaim mampu menjaga kualitas jaringan tetap stabil tanpa gangguan signifikan.

Telkomsel menyebut telah melakukan penguatan jaringan sejak awal Ramadan, termasuk optimalisasi di titik prioritas dan pemantauan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) secara end to end.

Langkah ini ditopang kesiapan tim lapangan untuk memastikan layanan tetap berjalan selama periode mudik hingga Lebaran.

Berdasarkan data internal Telkomsel Pamasuka, VP Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, menjelaskan puncak pergerakan pelanggan antarwilayah terjadi pada H+2 Idulfitri dengan jumlah mencapai 807 ribu pelanggan.

Baca Juga  Telkomsel Klaim Kinerja 2025 Melesat, Laba Bersih Tembus Rp19,7 Triliun

“Pergerakan terbesar tercatat menuju Sulawesi sebanyak 390 ribu pelanggan, disusul Kalimantan 284 ribu dan Papua 132 ribu pelanggan,” jelas Anky melalui siaran persnya.

Seiring lonjakan tersebut, Anky, menyebutkan trafik data juga meningkat signifikan. Telkomsel mencatat payload puncak mencapai 17,4 PetaByte atau naik 10,4 persen dibanding hari normal.

“Pertumbuhan tertinggi terjadi di wilayah Sulawesi sebesar 12,9 persen, Maluku Papua 10,9 persen, dan Kalimantan 7,8 persen,” sebutnya.

Dikatakan Anky, aktivitas digital didominasi aplikasi pesan instan dan media sosial seperti WhatsApp, TikTok, Facebook, Instagram, dan YouTube.

“WhatsApp mencatat pertumbuhan payload tertinggi hingga 38,13 persen, menunjukkan tingginya penggunaan layanan komunikasi untuk kebutuhan silaturahmi digital,” ujar Anky.

Baca Juga  Telkomsel Percepat Pemulihan Jaringan di Tiga Provinsi Terdampak Bencana

“Dari sisi kategori layanan, komunikasi menjadi penyumbang terbesar dengan pertumbuhan 37,32 persen, diikuti media sosial 34,61 persen dan e-commerce 29,7 persen,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, Anky, menegaskan Telkomsel memperkuat 71 titik prioritas yang mencakup jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, hingga area permukiman.

Lanjutnya, Penentuan titik ini dilakukan menggunakan analitik dan pemodelan machine learning, serta didukung teknologi Autonomous Network berbasis AI.

“Telkomsel juga berhasil mencatat tingkat penyelesaian gangguan jaringan di titik prioritas mencapai 97,2 persen, dengan ketersediaan layanan sebesar 99,5 persen selama periode RAFI 2026,” tegasnya.

Lonjakan trafik signifikan juga terjadi di sejumlah daerah tujuan mudik seperti Jeneponto di Sulawesi yang naik 82,7 persen, Hulu Sungai Utara di Kalimantan 72,6 persen, dan Hulu Sungai Tengah 68,5 persen.

Baca Juga  NextDev Summit 2026: Telkomsel Dorong Inovasi AI di Tengah Lesunya Pendanaan Startup

Sementara itu, kawasan wisata seperti Tanjung Bira di Bulukumba mencatat payload tertinggi 2,9 TB, disusul Pantai Liang di Maluku Tengah sebesar 2,2 TB.

Anky memastikan, kesiapan jaringan menjadi kunci menjaga pengalaman pelanggan selama momen penting tersebut.

“Ramadan dan Idulfitri adalah momen yang sangat personal bagi banyak orang, karena itu Telkomsel berupaya menyiapkan jaringan sebaik mungkin agar pelanggan bisa menjalani rangkaian Ramadan hingga Lebaran dengan sepenuh hati,” pungkas Anky. (*/red/cn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *