MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau terus memperkuat fondasi pembangunan olahraga melalui pembinaan usia dini.
Hal itu ditandai dengan dibukanya Turnamen Mini Soccer U-12 Kecamatan Malinau Seberang, yang menjadi bagian dari strategi jangka panjang mencetak atlet sepak bola berprestasi dari tingkat akar rumput.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau yang juga Ketua KONI Malinau, Ernes, menegaskan turnamen ini tidak sekadar ajang kompetisi, melainkan wahana pembinaan karakter, sportivitas, dan penjaringan bibit atlet potensial sejak usia dini.
“Pembinaan olahraga harus dimulai dari bawah. Turnamen U-12 ini adalah langkah strategis untuk menyiapkan generasi atlet Malinau yang tangguh, disiplin, dan berkarakter,” ujar Ernes, Selasa (16/12/2025)
“Dari sinilah proses regenerasi atlet dimulai,” tambah Ernes dalam sambutannya saat membuka turnamen.
Menurut Ernes, sepak bola merupakan cabang olahraga yang memiliki basis massa kuat dan potensi besar untuk dikembangkan di Malinau.
Karena itu, KONI bersama pemerintah daerah mendorong agar kompetisi usia dini digelar secara berjenjang dan berkelanjutan, tidak bersifat seremonial semata.
Ia juga menekankan pentingnya peran pelatih, wasit, serta dukungan orang tua dalam membentuk mental dan etika bertanding para pemain muda.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah proses pembinaan, semangat fair play, dan kegembiraan anak-anak dalam berolahraga,” tegasnya.
Turnamen Mini Soccer U-12 Kecamatan Malinau Seberang ini diikuti oleh sejumlah tim dari desa dan sekolah, serta diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan talenta-talenta lokal untuk memperkuat sepak bola Malinau di tingkat regional hingga nasional.
Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia dan pembangunan prestasi olahraga daerah. (*/red/cn)











