MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau menghadiri peresmian Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Desa Long Bila, Selasa (1/4/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan sarana keagamaan dan pembinaan umat.
Mewakili Bupati Malinau, Sekretaris Daerah, Ernes Silvanus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan gereja, baik dari unsur pemerintah daerah maupun para donatur.
Ernes menyebutkan, Pembangunan gedung GKII ini hasil kerja bersama lintas tiga periode kepemimpinan bupati, sekaligus menjadi simbol kesinambungan pembangunan dan komitmen pemerintah dalam mendukung kehidupan beragama di Kabupaten Malinau.
“Gereja diharapkan tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi juga mampu menjadi pusat pembinaan spiritual bagi jemaat dan masyarakat,” jelas Ernes.
Dalam kesempatan itu, Ernes, menerangkan pemerintah daerah juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat ke depan, terutama terkait perkembangan teknologi.
“Warga diimbau bijak dalam memanfaatkannya serta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkoba yang dinilai dapat merusak generasi muda,” terang Ernes.
“Selain itu, masyarakat diingatkan untuk mewaspadai maraknya praktik judi online dan pinjaman online, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.
Di sisi lain, Ernes mengungkapkan, masyarakat desa dapat mengembangkan kegiatan positif lainnya, sekaligus membuka peluang ekonomi dan memperkenalkan potensi desa ke luar daerah.
Pada sektor pendidikan, Pemkab Malinau menyatakan kesiapan mendukung generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan, khususnya di bidang penginjilan, dengan harapan dapat kembali dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Peresmian Gedung GKII di Desa Long Bila ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kualitas kehidupan beragama, memperkokoh nilai-nilai spiritual, serta menjadi sarana penyebaran ajaran yang membawa dampak positif bagi masyarakat. (*/red/cn/kom)











