Sekprov Kaltara Tegaskan Media Jadi Garda Stabilitas Informasi Daerah

oleh -14 Dilihat

BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas informasi daerah di tengah derasnya arus penyebaran informasi digital.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, saat menghadiri Coffee Morning bersama insan pers dan organisasi media di Gedung Gadis 2, Rabu (13/05/2026).

Dengan tema “Sinergi Membangun Negeri: Media sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Informasi Daerah”, kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan insan pers untuk memperkuat keterbukaan informasi publik.

Baca Juga  Syahbandar Masuk Sekolah, UPP Sungai Nyamuk Tanamkan Keselamatan Pelayaran ke Pelajar Sebatik

Dalam sambutannya, Denny menegaskan media memiliki posisi penting dalam membangun pemahaman publik sekaligus menjaga kondusivitas informasi di daerah.

Lanjutnya, di tengah cepatnya arus informasi saat ini, media dituntut tetap mengedepankan akurasi dan etika jurnalistik agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di masyarakat.

“Informasi sekarang sangat cepat menyebar. Karena itu kita harus hati-hati agar tidak menyampaikan berita yang belum terverifikasi,” tegas Denny.

Denny mengatakan, Pemprov Kaltara berkomitmen menjaga transparansi informasi kepada masyarakat, serta terus memperkuat koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan media.

Baca Juga  Uji Kompetensi JPT Pratama 2026: Pemprov Kaltara Tegaskan Penilaian Objektif dan Berbasis Kinerja

“Saya berharap sinergi media dan Pemprov terus berjalan baik, karena pembangunan daerah juga membutuhkan peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Denny juga menyebutkan, pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan konstruktif, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

“Pintu kami selalu terbuka untuk teman-teman pers. Kita bisa berdiskusi bersama,” sebut Sekprov.

Selain membahas peran media, Denny turut menyinggung tantangan fiskal yang masih dihadapi Kaltara.

Diungkapkan Denny, ketergantungan daerah terhadap transfer pusat masih cukup besar sehingga perlu penguatan sektor ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga  Gubernur Kaltara Perkuat Kerja Sama Filipina, Dorong Sister City dan Investasi Regional

Sementara itu, diterangkan Denny, pembangunan Kaltara tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk media dan dunia usaha.

“Kaltara dibangun bukan hanya oleh pemerintah, tetapi semua pihak memiliki peran penting, termasuk dunia usaha, tentu tetap berada di jalur yang tepat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara H. Iskandar, Plt Kepala Biro Hukum Setdaprov Kaltara Iswandi Ibrahimsyah, serta sejumlah organisasi pers di Kaltara. (*/red/cn/dkisp/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *