BULUNGAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, meninjau langsung potensi wisata Goa Berlapis di kawasan Hutan Gunung Seriang, Kabupaten Bulungan, Sabtu (30/05/2026).
Kunjungan tersebut, dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mengembangkan destinasi wisata unggulan baru di Provinsi ke-34 ini.
Didampingi Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Zainal menyusuri jalur hutan menuju kawasan goa yang selama ini lebih dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai Goa Berlapis.
Perjalanan menuju lokasi cukup menantang. Jalur menurun, akar pohon yang menjulur, serta bebatuan licin akibat hujan yang turun pada malam sebelumnya, mengharuskan rombongan berjalan dengan hati-hati.
Namun setibanya di mulut goa, seluruh tantangan perjalanan seakan terbayar dengan panorama alam yang tersaji.
Memasuki kawasan goa, rombongan disambut lorong-lorong batu alami yang terbentuk selama ribuan tahun.
Berbagai ornamen batu menghiasi dinding dan langit-langit goa, menciptakan pemandangan yang memukau.
Dalam penelusuran tersebut, rombongan menemukan salah satu keunikan yang menjadi daya tarik utama Goa Berlapis, yakni tumpukan batu yang mampu menghasilkan bunyi-bunyian merdu ketika diketuk pada bagian tertentu.
“Yang menarik di sini ada batu berbunyi. Kita sudah mencobanya dan suaranya cukup bagus,” terang Zainal.
Dijelaskan Zainal, keunikan tersebut menjadi nilai lebih yang membedakan Goa Berlapis dari destinasi wisata alam lainnya di Kaltara.
Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mengkaji berbagai kebutuhan untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata.
“Insyaallah, ke depan gua ini akan kita jadikan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bulungan. Karena itu kami ingin melihat langsung apa yang perlu dipersiapkan,” jelasnya.
Zainal mengungkapkan, Goa Berlapis memiliki potensi besar untuk dikembangkan, karena merupakan bagian dari sekitar 22 goa yang saling terhubung dalam satu kawasan.
Kondisi tersebut, dinilai dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya pencinta wisata petualangan dan eksplorasi alam.
Sebelumnya, Gubernur Zainal juga telah melakukan peninjauan ke sejumlah kawasan wisata alam lainnya di Kaltara, seperti Goa Batu Benau yang dihuni Suku Punan Batu, kawasan Goa Karst Batu Putih, hingga Batu Tumpuk di Desa Panca Agung.
Zainla menuturkan, keberadaan Goa Berlapis merupakan aset berharga yang dapat memperkuat sektor pariwisata Kaltara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Sebelum meninggalkan lokasi, Zainal mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian kawasan goa agar tetap terawat dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
“Kita harap masyarakat yang datang ke sini jangan merusak, jangan mencoret-coret dinding, dan jangan mengotori tempat ini,” pesannya.
Peninjauan tersebut menegaskan keseriusan Pemprov Kaltara dalam mengembangkan potensi wisata alam daerah.
Dengan berbagai keunikan yang dimiliki, Goa Berlapis diharapkan dapat tumbuh menjadi salah satu destinasi unggulan yang membanggakan Kaltara dan menarik minat wisatawan dari berbagai daerah. (*/red/cn/dkisp/adv)











