Digital Library Diluncurkan, Bupati Malinau Dorong Generasi Muda Melek Teknologi dan Literasi

oleh -12 Dilihat

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan budaya literasi dan pemanfaatan teknologi digital di sektor pendidikan.

Langkah tersebut, ditandai dengan peluncuran Digital Library Sekolah Kristen Mawar Sharon serta peresmian Rumah Baca Indonesia Digital Library PKBM Alfa Omega bersama Yayasan Bethany Dian Kaltara, Senin (28/09/2026).

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menyambut positif hadirnya fasilitas berbasis digital tersebut.

Baca Juga  Hadiri Perayaan Natal IKAT Tanjung Selor, Sekprov Kaltara Tekankan Nilai Kasih dan Kebersamaan

“Karena, perpustakaan digital dapat menjadi bagian penting dalam memperluas akses peserta didik terhadap pengetahuan, sekaligus mendukung proses pembelajaran,” ungkap Bupati Malinau.

Wempi menegaskan, perkembangan teknologi tidak boleh hanya berhenti sebagai sarana hiburan.

Generasi muda, justru harus diarahkan untuk menjadikan teknologi sebagai instrumen belajar, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman.

“Perkembangan teknologi yang semakin pesat harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan kapasitas, khususnya generasi muda hari ini,” tegasnya.

Baca Juga  Wagub Kaltara Perkuat Sinergi dengan Kopassus, Stabilitas Perbatasan Jadi Prioritas

“Teknologi bukan hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi harus dimanfaatkan untuk memperoleh pengetahuan, mengembangkan skill untuk dapat mempersiapkan diri menghadapi masa depan,” tambahnya..

Wempi menjelaskan, kehadiran Digital Library di lingkungan pendidikan juga dapat mendorong perubahan pola belajar menjadi lebih modern dan interaktif.

Akses terhadap berbagai bahan bacaan dan referensi digital, diharapkan membuat proses belajar lebih mudah sekaligus menarik bagi peserta didik.

Pemkab Malinau berharap, keberadaan perpustakaan digital dan Rumah Baca tersebut tidak sekadar menjadi fasilitas tambahan di lingkungan pendidikan.

Baca Juga  Skandal Sunyi di Jalanan Kota Tarakan, Kemana Pemerintah Saat Anak Dijajakan?

Lebih jauh, fasilitas itu diharapkan mampu membentuk kebiasaan membaca, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan teknologi secara produktif.

Dengan semakin terbukanya akses terhadap sumber pengetahuan, generasi muda Malinau diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat untuk menghadapi tuntutan pendidikan, perkembangan teknologi, dan tantangan masa depan. (*/red/cn/pro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *