MALINAU – Kabupaten Malinau kian memantapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara (Kaltara) ke-II tahun 2026.
Sejumlah persiapan terus dikebut Pemerintah Kabupaten Malinau, termasuk penyelesaian berbagai venue pertandingan yang kini hampir rampung.
Salah satu venue yang menjadi perhatian utama adalah arena panjat tebing berstandar internasional yang dibangun di samping lapangan sepak bola utama Malinau, di Kecamatan Malinau Kota.
Venue ini dipastikan akan menjadi salah satu lokasi pertandingan pada Porprov Kaltara II 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Ketua KON Malinau, Ernes Silvanus, mengatakan pembangunan venue panjat tebing menjadi fokus karena cabang olahraga tersebut resmi dipertandingkan pada Porprov mendatang.
Selain itu, panjat tebing dinilai memiliki basis penggemar yang luas dan telah melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Sebelumnya kami sudah berkomunikasi dengan KONI Kaltara, kemudian jika tidak ada halangan dalam waktu dekat KONI Kaltara akan datang ke Malinau melihat langsung kesiapan Porprov,” ujar Ernes, Rabu (21/01/26).
Ernes optimistis seluruh pekerjaan venue panjat tebing dapat diselesaikan sesuai target. “Target kami, dalam waktu minggu ini, lapangan sudah siap seratus persen,” katanya.
Ia menjelaskan, sejumlah venue yang akan digunakan dalam Porprov Kaltara II merupakan fasilitas publik yang selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat.
Menurutnya, fasilitas tersebut dinilai layak dan dapat dioptimalkan untuk mendukung pelaksanaan ajang olahraga terbesar di Kaltara itu.
“Ada beberapa venue yang memang digunakan warga, tapi itu tetap bisa kita manfaatkan untuk Porprov. Intinya secara kesiapan, Malinau siap,” tutur Ernes.
Lebih lanjut, Ernes menegaskan arahan Bupati Malinau dan komitmen KONI Malinau agar kontingen daerah yang berlaga mengutamakan atlet lokal.
Kebijakan tersebut dinilai penting sebagai bentuk kebanggaan daerah sekaligus evaluasi pembinaan olahraga di Kabupaten Malinau.
“Bapak Bupati menegaskan atlet yang diturunkan adalah atlet lokal. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bahan evaluasi langsung terhadap pembinaan olahraga kita, KONI Malinau selaras terkait memprioritaskan atlet lokal,” tegas Ernes Silvanus yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Malinau.
Porprov Kaltara II 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet daerah serta memperkenalkan Malinau sebagai tuan rumah yang siap dari sisi infrastruktur dan sumber daya manusia. (*/red/cn)











