BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), menetapkan enam putra-putri terbaik daerah untuk melaju ke seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional 2026, setelah melewati tahapan seleksi ketat selama lima hari.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kaltara, Jonilius, menerangkan program Paskibraka bukan sekadar pembinaan fisik maupun kemampuan baris-berbaris, melainkan bagian dari proses kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.
“Paskibraka adalah program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila,” terang Jonilius saat penutupan seleksi di Aula Lantai II BKPSDM Bulungan, Jumat (22/05/2026).
“Karena itu, proses seleksi dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan penuh integritas,” tambahnya.
Dijelaskan Jonilius, seluruh peserta telah menunjukkan semangat, disiplin, dan komitmen tinggi selama mengikuti proses seleksi yang berlangsung sejak 18 hingga 22 Mei 2026.
Kepada peserta yang belum berhasil lolos, Jonilius, meminta agar tetap menjaga semangat dan menjadikan pengalaman selama seleksi sebagai bekal untuk masa depan.
“Jalan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara masih sangat panjang dan terbuka lebar di berbagai bidang. Kalian tetap kader Pancasila kebanggaan Kesbangpol,” katanya.
Seleksi Calon Paskibraka tingkat Provinsi Kaltara 2026 diikuti 45 peserta perwakilan kabupaten dan kota se-Kaltara.
Tahapan seleksi meliputi Tes Pendidikan Ideologi Pancasila (PIP), Tes Inteligensia Umum (TIU), kesehatan, parade, kesamaptaan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga tes kepribadian dan psikologi.
Dari hasil akhir seleksi, ditetapkan tiga peserta putra dan tiga peserta putri yang akan mewakili Kaltara pada seleksi tingkat pusat.
Untuk kategori putra yakni Junedi dari SMA Negeri 1 Sebuku, Khenjiro Gheisan Pratama dari SMA Negeri 1 Tarakan, dan Muhammad Zainal Ihsan dari SMA Hang Tuah Tarakan.
Sementara kategori putri terdiri dari Desy Natalia dari SMK Negeri 1 Bulungan, Aurelia Alvini dari SMA Hang Tuah Tarakan, dan Jessica Olivia dari SMA Negeri 1 Tanjung Selor.
Dalam kesempatan itu, Jonilius turut menyampaikan apresiasi kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, tim seleksi, tim medis, panitia Kesbangpol, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan seleksi Paskibraka tahun ini. (*/red/cn/dkisp/adv)











