TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menyambut kedatangan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia (RI), Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.Si., di Tarakan, Senin (04/05/2026).
Kehadiran Wamenhaj di Tarakan itu untuk memastikan kesiapan pemberangkatan ratusan jemaah haji asal Kaltara.
Tidak hanya itu, hadirnya Wamenhaj menjadi bagian dari perhatian pemerintah pusat dalam menjamin pelayanan serta penyelenggaraan ibadah haji di daerah berjalan optimal.
Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut, yang dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memantau langsung pelaksanaan haji di daerah.
“Hari ini kita kedatangan tamu istimewa Wakil Menteri Haji dan Umrah yang ditugaskan untuk memantau pelaksanaan haji di Kaltara,” ujar Zainal.
Gubernur memastikan, secara umum proses penyelenggaraan haji di Kaltara, mulai dari kabupaten/kota hingga tiba di Tarakan, berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Lanjutnya, peninjauan juga mencakup kesiapan pemberangkatan jemaah dari Tarakan menuju Embarkasi Balikpapan.
“Insyaallah, besok sore rencananya kita akan melepas jemaah haji di Balikpapan,” katanya.
Sementara itu, Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kaltara atas dukungan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Dahnil menegaskan, pentingnya meminimalkan kegiatan seremonial agar tidak mengganggu waktu istirahat jemaah.
Wamenhaj menambahkan, kondisi fisik jemaah harus dijaga mengingat masih ada sejumlah tahapan yang harus dilalui setibanya di embarkasi, seperti pemeriksaan kesehatan dan masa tunggu sebelum keberangkatan.
“Alhamdulillah, kami hanya melihat dan menyapa. Tidak banyak acara seremonial,” ujarnya.
Dahnil juga mengimbau seluruh pemerintah daerah, baik gubernur, wali kota, maupun bupati, untuk tidak menggelar kegiatan seremonial berlebihan demi memastikan jemaah mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
“Ini penting agar mereka siap menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan kondisi prima,” pungkasnya. (*/red/cn/dkisp/adv)











