BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), terus memperkuat sistem pertahanan siber, guna mengantisipasi ancaman terhadap data dan aplikasi pemerintahan yang kian kompleks dan berkembang cepat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Tools Keamanan Siber bersama mitra strategis Peris.ai Cybersecurity, yang dibuka Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kaltara, Dr. H. Iskandar, Senin (18/05/2026).
Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir, dalam mendukung penguatan keamanan informasi di lingkungan Pemprov Kaltara.
“Saya menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah dibangun selama ini dalam membantu menjaga keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara,” kata Iskandar.
Iskandar menegaskan, ancaman siber yang terus berkembang menuntut instansi pemerintah untuk lebih adaptif dan responsif, dalam memperkuat sistem pertahanan digital demi menjaga keamanan data pemerintahan.
Lanjutnya, sejumlah perangkat keamanan digital seperti XDR, NDR, ASM, hingga EDR menjadi instrumen penting dalam mendeteksi ancaman serta menutup celah keamanan sistem.
Namun demikian, Iskandar, menekankan kekuatan pertahanan siber tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikannya.
“Secanggih apa pun teknologinya, hasilnya tetap bergantung pada personel yang mengelola. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi hal penting agar keamanan data dan informasi daerah tetap terjaga,” tegas Kepala DKISP Kaltara itu.
Iskandar berharap, pelatihan tersebut dapat dimanfaatkan peserta sebagai ruang pembelajaran, sekaligus forum diskusi untuk menyelesaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi di lapangan.
“Khusus tim teknis, manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai tantangan, sehingga sistem pertahanan siber kita semakin kuat,” harapnya.
Melalui pelatihan ini, tim teknis Persandian dan Aptika DKISP Kaltara diharapkan mampu mengoptimalkan pengoperasian sistem keamanan digital guna mendukung tata kelola pemerintahan berbasis elektronik yang aman, tangguh dan akuntabel. (*/red/cn/dkisp/adv)











