Sekprov Kaltara Ajak ASN Jadikan Iduladha Momentum Tekan Sifat Sombong dan Bangun Kerendahan Hati

oleh -3 Dilihat

BULUNGAN – Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan momen kurban untuk membangun kerendahan hati dan kendalikan sifat sombong dalam diri.

Pesan tersebut, disampaikan Sekprov Denny saat memimpin apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (25/05/2026).

Dalam amanatnya, Denny menyampaikan apresiasi kepada ASN yang telah melaksanakan ibadah kurban tahun ini, serta memberi motivasi kepada pegawai yang belum memiliki kesempatan berkurban.

Baca Juga  Viral Isu Pemprov Kaltara Sewa Gedung Sendiri di Sumbawa, Pejabat Biro Umum: Itu Hoaks

“Terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah berkurban tahun ini. Bagi yang belum, niatkan dulu, mudah-mudahan tahun berikutnya diberi kemampuan untuk berkurban,” kata Denny.

Dijelaskan Denny, makna kurban tidak hanya dimaknai sebatas penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi momentum untuk menekan sifat negatif dan memperbaiki diri.

Baca Juga  Sekprov Kaltara Minta ASN Taat Pajak Kendaraan, Dorong PAD Tak Bocor

“Kalau belum bisa berkurban, setidaknya kita bisa menyembelih rasa bangga dan sombong dalam diri kita,” jelasnya.

Denny menegaskan, nilai-nilai Iduladha harus menjadi pengingat bagi ASN untuk terus menjaga integritas, semangat pengabdian, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Di akhir amanatnya, Denny turut memberikan motivasi kepada ASN agar tidak ragu memulai langkah-langkah positif dan terus berupaya mengembangkan diri.

Baca Juga  Sekda Malinau Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Nakes pada Apel Pagi Dinkes

“Jangan menunggu hebat untuk memulai. Mulai saja, maka kita akan menjadi hebat. Niatkan yang baik, insyaallah hal baik akan kembali kepada kita,” pungkasnya.

Pesan tersebut diharapkan menjadi dorongan moral bagi ASN Pemprov Kaltara untuk terus meningkatkan disiplin kerja, menjaga etika pelayanan publik, serta memperkuat nilai-nilai positif dalam menjalankan tugas pemerintahan. (*/red/cn/dkisp/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *