Bupati Malinau Genjot Ketahanan Pangan, Lahan Tidur Disulap Jadi Kawasan Pertanian Produktif

oleh -11 Dilihat

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, mulai mengoptimalkan lahan tidur milik pemerintah melalui program penanaman jagung dan pengembangan komoditas pertanian produktif.

Program tersebut ditandai dengan kegiatan tanam jagung bersama yang dipimpin Bupati Malinau Wempi W Mawa, bersama Satgas Pesat di kawasan Jalan Pengadilan Negeri Malinau, Jumat pagi (08/05/2026).

Kegiatan ini, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus pemanfaatan lahan produktif di wilayah Malinau.

Bupati Wempi W Mawa menegaskan, pemerintah daerah kini mulai serius menggarap lahan tidur agar mampu memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Baca Juga  Bupati Malinau Lantik Direktur Perumda Intimung 2026–2031, Targetkan Transformasi dan Daya Saing

“Lahan sebanyak apa pun kalau tidak digarap dengan baik tentu tidak akan menghasilkan apa-apa. Karena itu kami ingin lahan ini menjadi produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Wempi.

Dijelaskan Wempi, bibit jagung yang digunakan merupakan varietas unggulan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Malinau dengan Universitas Hasanuddin.

Lanjutnya, Bibit tersebut sebelumnya diserahkan langsung pihak akademisi saat kunjungan pemerintah daerah ke kampus tersebut beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Denny Harianto Tempah Kepemimpinan Strategis di PKN I, Misi Besar Kaltara di Panggung Nasional

Wempi mengungkapkan, program pengembangan pertanian ini tidak hanya difokuskan pada peningkatan hasil produksi.

“Jadi, Pemkab Malinau juga diarahkan menjadi inovasi daerah yang mampu membuka lapangan pekerjaan baru, memperkuat ketahanan pangan, hingga mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),” jelas Bupati.

Selain komoditas jagung, Pemerintah Kabupaten Malinau juga mulai mendorong pengembangan sektor perkebunan dan pertanian lain yang dinilai memiliki potensi pasar dan nilai ekonomi tinggi.

Baca Juga  Wabup Malinau Tegaskan Pemuda Muhammadiyah Harus Jadi Motor Perubahan dan Pembangunan

“Ke depan tidak hanya jagung, tetapi juga kelapa, kopi, pisang hingga berbagai tanaman perkebunan lain yang memiliki peluang pasar ekspor akan terus kita dorong pengembangannya,” ungkap Wempi.

Pemerintah daerah berharap, program tersebut mampu menjadi langkah konkret dalam membangun kemandirian pangan sekaligus memperkuat sektor ekonomi masyarakat berbasis pertanian produktif. Bupati Malinau Genjot Ketahanan Pangan, Lahan Tidur Disulap Jadi Kawasan Pertanian Produktif. (*/red/cn/pro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *