Kaltara Terbaik Tekan Pengangguran di Kalimantan, Gubernur Zainal Terima Insentif Rp3 Miliar

oleh -18 Dilihat

BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dinobatkan sebagai provinsi terbaik dalam menurunkan tingkat pengangguran di regional Kalimantan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Atas capaian tersebut, Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, menerima insentif fiskal sebesar Rp3 miliar yang diserahkan oleh Maruarar Sirait di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Selasa (05/05/2026).

Ajang yang digelar Kementerian Dalam Negeri bersama Tempo Media Group ini menjadi panggung evaluasi kinerja pemerintah daerah di berbagai sektor strategis.

Baca Juga  Seleksi Paskibraka 2026 Dimulai, Pemprov Kaltara Tekankan Disiplin dan Nasionalisme Generasi Muda

Sebanyak 24 pemerintah daerah di Kalimantan berpartisipasi dengan kategori penilaian meliputi penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, pengendalian inflasi, hingga inovasi pembiayaan pembangunan.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan pentingnya kompetisi sehat antar daerah guna mendorong peningkatan kinerja pemerintahan.

“Perlu ada dorongan agar daerah lebih kreatif dan efektif dalam menjalankan program,” terangnya.

Mendagri juga menekankan peran pemerintah pusat dalam pengawasan dan pengendalian kebijakan daerah agar tetap berjalan sesuai arah pembangunan nasional.

Baca Juga  Pemprov Kaltara Dukung Pendidikan Antikorupsi, Karakter Generasi Muda Jadi Fokus Utama

Sementara itu, Gubernur Zainal menegaskan penghargaan tersebut menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi pembangunan di Kaltara.

“Ini jadi dorongan bagi kami untuk terus berinovasi agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelas Gubernur.

Zainal mengungkapkan, salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pembangunan balai latihan kerja di seluruh kabupaten/kota guna meningkatkan kualitas dan penyerapan tenaga kerja lokal.

Baca Juga  Sekprov Kaltara Tegaskan Eliminasi AIDS, TBC dan Malaria Tak Bisa Ditangani Setengah Hati

“Harapannya, lulusan bisa langsung masuk ke dunia kerja, termasuk di proyek industri yang ada di Kaltara,” pungkasnya.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing tenaga kerja lokal serta memperluas penyerapan di berbagai sektor, termasuk proyek industri strategis yang berkembang di Kaltara.

Capaian ini menegaskan arah pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja. (*/red/cn/dkisp/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *