Khairul Kembali Pimpin HIKMA Kaltara, Perkuat Solidaritas dan Akselerasi Peran Strategis di Daerah

oleh -25 Dilihat

TARAKAN – Dr. Khairul resmi kembali dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Himpunan Kerukunan Massenrempulu (HIKMA) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk periode 2026–2031.

Pengukuhan tersebut berlangsung melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) II yang digelar di Kota Tarakan, Sabtu (25/04/2026), dengan mekanisme aklamasi.

Dalam momentum yang sama, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) HIKMA Kota Tarakan juga melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) III sekaligus mengukuhkan ketua terpilih untuk periode kepengurusan yang baru.

Sebagai organisasi paguyuban berbasis kekeluargaan, HIKMA Kaltara di bawah kepemimpinan Khairul menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat soliditas internal serta meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Ketua DPW HIKMA Kaltara periode 2026–2031, dr. Khairul, menegaskan bahwa arah organisasi ke depan akan tetap berpijak pada nilai dasar “Tobana”.

“Filosofi Tobana menjadi landasan utama kami, yaitu semangat saling tolong-menolong, bantu-membantu, dan saling menasihati. Ini bukan sekadar nilai, tetapi menjadi ruh dalam menjaga kekompakan dan kebersamaan seluruh anggota HIKMA,” tegas Khairul.

Baca Juga  Gubernur Kaltara Perkuat Kerja Sama Filipina, Dorong Sister City dan Investasi Regional

Khairul menjelaskan, pada periode keduanya, HIKMA akan fokus pada sejumlah agenda strategis, di antaranya inventarisasi anggota di seluruh Kaltara, penguatan ekonomi melalui koperasi, serta pelestarian budaya dan nilai religius di kalangan generasi muda.

“Kami ingin memastikan seluruh anggota terdata dengan baik agar koordinasi berjalan efektif. Selain itu, koperasi harus kembali menjadi pilar ekonomi anggota,” jelas Khairul.

“Di sisi lain, pembinaan budaya dan kegiatan keagamaan juga akan terus kami hidupkan sebagai upaya menjaga identitas dan nilai-nilai leluhur,” tambah pria yang akrab disapa Pak Dokter itu.

Khairul mengungkapkan, HIKMA tidak hanya berperan untuk internal organisasi, tetapi harus tampil sebagai kekuatan pemersatu di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Utara.

“HIKMA harus menjadi lokomotif persatuan. Kita harus membangun sinergi lintas suku dan komunitas, serta menjadi contoh dalam menjaga kerukunan,” ungkapnya.

Baca Juga  Sekprov Kaltara Tekankan Respons Cepat Aduan Warga, ASN Diminta Tertib Gunakan Fasilitas Negara

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HIKMA, Andi Rukman N Karumpa, menyebutkan bahwa pengukuhan kepengurusan HIKMA Kaltara merupakan bagian dari konsolidasi nasional organisasi yang telah memiliki sejarah panjang.

“HIKMA bukan sekadar organisasi perantauan. Ini adalah salah satu paguyuban tertua yang menjadi pilar KKSS. Usianya sudah 89 tahun, bahkan lebih dulu lahir dan menjadi bagian penting dalam pembentukan KKSS,” sebut Andi Rukman.

Andi Rukman menyampaikan, kepercayaan yang kembali diberikan kepada Khairul menunjukkan kuatnya legitimasi kepemimpinan di tingkat wilayah.

“Kami berharap di bawah kepemimpinan Dr. Khairul, HIKMA Kaltara semakin solid, menjaga nilai kekeluargaan, dan menjadi wadah strategis bagi warga Enrekang di perantauan, khususnya di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi Rukman menyoroti besarnya kontribusi HIKMA di Kaltara saat ini, termasuk dalam aspek sosial dan politik.

“Warga HIKMA memiliki kontribusi signifikan, bahkan merepresentasikan sekitar 33,7 persen kekuatan politik di daerah ini. Ini adalah potensi besar yang harus diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah,” bebernya.

Baca Juga  Pendeta Baru Diurapi, Pemkab Malinau Soroti Ancaman Narkoba hingga Judi Online

Andi Rukman mengakatakan, pengukuhan HIKMA di Kaltara menjadi bagian dari agenda nasional DPP HIKMA dalam memperkuat struktur organisasi di seluruh Indonesia.

Lanjutnya, Khairul diberikan mandat untuk segera menyusun komposisi kepengurusan dalam waktu maksimal 30 hari. Langkah tersebut akan dilanjutkan dengan pelantikan resmi sebagai penanda dimulainya program kerja organisasi.

“Kaltara menjadi wilayah ke-26 dari 38 provinsi yang telah kami kunjungi untuk proses pelantikan. Ini menunjukkan komitmen kami dalam memastikan organisasi berjalan aktif dan terstruktur secara nasional,” katanya.

Dengan kepemimpinan yang berkelanjutan dan agenda strategis yang terarah, HIKMA Kaltara diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai motor penggerak persatuan, pemberdayaan ekonomi, serta mitra aktif dalam pembangunan Kalimantan Utara. (*/red/cn/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *