BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam merespons aduan masyarakat secara cepat, tepat, dan tuntas.
Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto, saat memimpin apel pagi di Lapangan Agatis, Senin (20/4/2026).
Dalam arahannya, Denny menekankan seluruh perangkat daerah harus lebih responsif terhadap setiap laporan masyarakat agar penanganan berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Seluruh perangkat daerah harus cepat merespons aduan masyarakat, sehingga penanganannya bisa maksimal dan tidak berlarut-larut,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Denny juga mengingatkan bahwa dinamika global, termasuk kondisi ekonomi dan geopolitik, berpotensi berdampak langsung ke daerah.
Lanjutnya, salah satunya adalah kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dapat memengaruhi berbagai sektor, mulai dari anggaran pemerintah hingga kondisi sosial masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, Denny meminta aparatur sipil negara (ASN) lebih bijak dalam menggunakan fasilitas negara, khususnya kendaraan dinas di luar jam operasional.
“Saya minta ASN menggunakan kendaraan dinas secara bijak dan sesuai aturan,” terang Sekprov Kaltara..
Selain itu, Denny mengungkapkan sebanyak 38 pejabat eselon II akan mengikuti uji kompetensi. Di sisi lain, evaluasi kinerja juga akan dilakukan terhadap tiga Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama sesuai ketentuan yang berlaku.
Menjelang peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026, Denny turut mengajak seluruh ASN meneladani semangat perjuangan Kartini dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
“Selamat Hari Kartini 2026, mari kita hargai jasa beliau dan teladani semangatnya,” pungkasnya. (*/red/cn/kom)











