Wagub Kaltara Tekankan GKII Perkuat Pelayanan dan Jaga Kerukunan Masyarakat

oleh -7 Dilihat

TARAKAN – Penguatan pelayanan gereja dan pembangunan kehidupan masyarakat yang harmonis menjadi sorotan dalam Konferensi Wilayah Ke-4 Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Kalimantan Utara (Kaltara).

Hal tersebut, diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, saat membuka Konferensi Ke-4 GKKI Kaltara, di Gedung GKII Jemaat Siloam Tarakan, Rabu (20/05/2026) malam.

Dalam sambutannya, Ingkong, mengapresiasi kontribusi GKII yang dinilai tidak hanya berperan dalam pembinaan iman jemaat, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga  Safari Ramadan di Gong Solok, Wabup Jakaria Dengarkan Langsung Suara Warga Malinau

“GKII tidak hanya menjadi wadah pembinaan iman jemaat, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun dan berdaya saing,” ungkapnya.

Wagub Kaltara juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Badan Pengurus Pusat (BPP) GKII, yang terpilih dalam Konferensi Nasional GKII Tahun 2026 di Makassar, belum lama ini.

Baca Juga  Gubernur Kaltara Dorong Realisasi Cepat Investasi Perumahan ASN di KBM

Ingkong berharap, kepengurusan baru mampu memperkuat koordinasi pelayanan mulai dari tingkat pusat hingga jemaat, termasuk menjangkau wilayah pedalaman dan perbatasan di Kaltara.

“Saya berharap para pemimpin yang telah dipercaya mampu membangun sinergi yang baik antara pusat, wilayah, daerah hingga jemaat,” ujarnya.

Ingkong menjelaskan, pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi pembangunan mental dan spiritual masyarakat melalui kolaborasi bersama lembaga keagamaan.

Baca Juga  Gubernur Kaltara Tegas: Rekomendasi BPK Wajib Ditindaklanjuti Tepat Waktu

Karena itu, lanjutnya, seluruh jajaran GKII harus menjaga kekompakan, memperkuat pelayanan, serta membangun keluarga Kristen yang kuat sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang harmonis.

“Melalui kolaborasi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta membangun Kaltara yang maju, damai dan sejahtera,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Ingkong mengingatkan pentingnya menjaga sikap saling menghormati dalam setiap perbedaan pandangan demi memperkuat persatuan dan pelayanan gereja. (*/red/cn/dkisp/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *