Bupati Wempi Ingatkan Mahasiswa Malinau di Samarinda Tidak Terlibat Dinamika Lokal

oleh -17 Dilihat

SAMARINDA – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menegaskan sikap tegas kepada mahasiswa asal Kabupaten Malinau yang menempuh pendidikan di Samarinda agar tetap fokus pada tujuan utama, yakni menyelesaikan studi.

Penegasan itu disampaikan langsung oleh Wempi, saat silaturahmi dan audiensi bersama mahasiswa asal Malinau di Samarinda, Kamis (23/4/2026).

Dalam arahannya, Wempi mengingatkan mahasiswa tidak terlibat dalam dinamika sosial maupun kepentingan lokal di Kota Samarinda.

Tidak hanya itu, Wempi, menekankan bahwa keberadaan mereka di luar daerah bersifat sementara dan semata-mata untuk menuntut ilmu.

Baca Juga  Sekprov Kaltara Juara Ganda Putra, Turnamen Tenis Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup

“Fokus utama kalian adalah belajar dan meraih cita-cita. Kalian berada di Samarinda hanya sementara, jadi jangan ikut dalam hal-hal yang bukan menjadi tanggung jawab kalian,” tegasnya.

Wempi juga menyoroti Program Desa Sarjana sebagai bentuk kepercayaan penuh pemerintah daerah dan masyarakat Malinau kepada generasi muda..

Oleh karena itu, Wempi, meminta kepada mahasiswa untuk menjaga amanah tersebut dengan tanggung jawab tinggi.

Baca Juga  Kaltara Terbaik Tekan Pengangguran di Kalimantan, Gubernur Zainal Terima Insentif Rp3 Miliar

“Dana yang kalian terima adalah amanah dari rakyat. Gunakan sesuai tujuan, jangan disalahgunakan. Keberhasilan kalian adalah bentuk pertanggungjawaban,” terangnya.

Selain penegasan akademik, Bupati turut menunjukkan kepedulian terhadap kondisi mahasiswa di perantauan, termasuk memastikan perhatian pemerintah terhadap salah satu peserta program yang mengalami kecelakaan.

Wempi juga mendorong mahasiswa mempersiapkan diri sebagai generasi penerus yang akan mengisi posisi strategis di daerah.

Baca Juga  Ironi Nunukan: Bupatinya Pakai Land Cruiser, Masyarakat di Perbatasan dan Pedalaman Tetap Berjalan di Atas Derita

“Kelak, kalianlah yang akan memimpin Malinau. Maka persiapkan diri dengan baik dari sekarang,” katanya.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari kelanjutan pendidikan profesi, peluang melanjutkan studi ke jenjang S2, hingga kebutuhan dukungan data penelitian terkait Program Desa Sarjana.

Menanggapi hal itu, Wempi memastikan pemerintah daerah akan mempertimbangkan kebutuhan lanjutan pendidikan, terutama bagi program studi yang mensyaratkan jenjang profesi. (*/red/cn/pro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *