Pemprov Kaltara Resmikan Pasar Ikan Higienis di Tarakan, Tekan Inflasi dan Perkuat Kesejahteraan Nelayan

oleh -19 Dilihat

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) meresmikan Pasar Ikan Higienis di Pelabuhan Perikanan Tengkayu II, Kota Tarakan, Minggu (03/05/2026).

Kehadiran pasar ikan ini sebagai langkah konkret Pemprov Kaltara dalam meningkatkan pelayanan sektor perikanan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Peresmian dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., yang mewakili Gubernur Kaltara.

Wahyuni menegaskan, kehadiran pasar ikan higienis merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan.

“Ini upaya nyata untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di sektor perikanan,” tegasnya.

Baca Juga  Kaltara Terbaik Tekan Pengangguran di Kalimantan, Gubernur Zainal Terima Insentif Rp3 Miliar

Wahyuni mengungkapkan, sektor perikanan Kaltara terus menunjukkan tren positif. Produksi perikanan tangkap meningkat dari 32.535 ton pada 2023 menjadi 36.867 ton pada 2024, dan kembali naik menjadi 37.988 ton pada 2025.

“Ini bukti nelayan kita tangguh dan potensi kelautan Bumi Benuanta sangat luar biasa,” ungkap Wahyuni.

Selain peresmian pasar higienis, kegiatan pasar ikan murah juga digelar sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah sesuai kebijakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltara 2026.

Baca Juga  Gubernur Kaltara Desak Penguatan Sektor Perikanan, KKP Siap Bantu Kapal dan Program Strategis

Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh ikan segar dengan harga lebih terjangkau, yakni sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per kilogram di bawah harga pasar.

Tingginya minat masyarakat terlihat sejak pagi hari, dengan pembeli yang mulai memadati lokasi sejak pukul 06.00 WITA. “Sejak pukul 6 pagi, pembeli sudah ramai,” beber Wahyuni.

Berbagai komoditas ikan tersedia, mulai dari bandeng, bawal, kerapu, tongkol, tenggiri, hingga kepiting dan ikan air tawar.

Wahyuni juga mengapresiasi keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) yang turut meramaikan kegiatan melalui produk olahan perikanan.

Baca Juga  Sekprov Kaltara Turun Langsung Tinjau Asrama Mahasiswa di Makassar, Tegaskan Komitmen Pemprov terhadap Pendidikan

Wahyuni menyebiutkan, kegiatan ini tidak hanya membantu meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas harga, memperlancar distribusi, serta mendukung keberlanjutan usaha nelayan.

“Ke depan, pasar ikan murah ini diharapkan terus menjadi strategi efektif menekan inflasi dan meningkatkan konsumsi ikan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pasar Ikan Higienis permanen ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WITA. (*/red/cn/dkisp/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *