Tegas! Bupati Wempi Dorong Kaum Pria GKII Malinau Perkuat Iman dan Peran Nyata di Tengah Keterbatasan

oleh -24 Dilihat

MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menghadiri sekaligus mengikuti Ibadah dan Perayaan Paskah bersama Pengurus Komisi Perkaria Daerah (KOPERDA) GKII se-Daerah Malinau di GKII Jemaat Tanjung Lapang, Jumat (10/04/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Wempi memberikan apresiasi atas semangat kaum pria dalam menyelenggarakan perayaan Paskah, meskipun tingkat partisipasi dinilai masih perlu ditingkatkan.

Wempi menjelaskan kegiatan tersebut tetap patut diapresiasi karena berlangsung di tengah kondisi hujan dan berbagai keterbatasan.

Baca Juga  Sekda Malinau Sabet TOP Pengawas BUMD 2026, Tata Kelola dan Kinerja Diakui Nasional

“Semangat kaum pria patut diapresiasi, meskipun partisipasi masih perlu ditingkatkan. Namun kegiatan ini tetap berjalan di tengah hujan dan berbagai keterbatasan,” jelas Wempi.

Perayaan Paskah ini,Wempi, menerangkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan spiritualitas kaum pria.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong peran aktif pria dalam pelayanan gereja dan kehidupan keluarga.

Baca Juga  Wagub Kaltara Apresiasi Pengabdian Kepala BI, Sinergi Ekonomi Daerah Ditekankan

Mengusung tema *“Rise in Living Hope”* atau “Diperbaharui oleh Kebangkitan, Hidup dalam Pengharapan” yang diambil dari Injil 1 Petrus 1:3, perayaan tersebut menekankan kebangkitan Kristus sebagai sumber pengharapan hidup.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kaum pria GKII Malinau semakin bertumbuh dalam iman, memiliki pengharapan yang teguh, memberi dampak positif bagi lingkungan dan mampu menjadi teladan, baik di keluarga, gereja maupun masyarakat,” terangnya.

Baca Juga  Malinau Siap Jadi Tuan Rumah Hari Otonomi Desa Kaltara 2026

Wempi menegaskan, saat ini peran pria sangat penting dalam kehidupan beriman dan bermasyarakat, sekaligus mengajak seluruh peserta untuk memperkuat kebersamaan dan spiritualitas.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk saling membangun kebersamaan dan saling menguatkan spiritual, serta mendorong peran aktif dalam pelayanan gereja demi kehidupan yang lebih baik, penuh harapan dan berlandaskan iman,” pungkasnya. (*/red/cn/pro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *